Tim Inovasi Sekolah UPTD SMPN 6 Jorong kembali menghadirkan terobosan kreatif melalui program Taman Mini Sekolah. Inovasi ini digagas oleh Tim Inovasi Sekolah yang terdiri atas Baihaki, S.Pd., Harun Riyadi, S.Pd., Fitriyana, S.Pd., dan Yanda Hartati, S.Pd. Program ini bertujuan menumbuhkan kepedulian murid terhadap lingkungan sekaligus melatih kerja sama dan tanggung jawab melalui kegiatan menanam dan merawat tanaman di area sekolah.

Dalam pelaksanaannya, murid dikelompokkan berdasarkan kelompok guru wali. Setiap kelompok mendapatkan area tanah dengan ukuran yang sama di lingkungan sekolah, seperti di depan kelas, depan perpustakaan, depan laboratorium, hingga area lapangan. Guru wali berperan sebagai pembimbing dalam proses perencanaan, penanaman, dan perawatan taman mini. Pembuatan taman mini ini dimulai pada 30 Januari 2026 dan terus dikembangkan secara bertahap.

Setiap kelompok taman memiliki nama dan konsep berbeda sesuai kreativitas masing-masing guru wali dan murid. Kelompok binaan Baihaki, S.Pd. menamai tamannya TAMIRA (Taman Mini Rempah) dengan tanaman berupa serai, lempuyang, lengkuas, kunyit, dan kencur. Kelompok Harun Riyadi, S.Pd. membentuk TAMIO (Taman Mini Oasis) yang ditanami tanaman toga seperti serai, bengle, dan pandan, serta pisang mauli dan talas. Kelompok Fitriyana, S.Pd. mengembangkan TAMASYA (Taman Sayur Bahagia) dengan tanaman terong, tomat, dan cabai. Kelompok Aslammiah, S.Pd. membangun taman TUNAS (Taman untuk Aktivitas Sekolah) dengan tanaman cabai, jambu, keladi, dan serai. Kelompok Mahyunita, S.Pd. menghadirkan TAMPIRAI (Taman Mini Paling Indah dan Permai) dengan tanaman cabai, tomat, terong, serta bunga pukul sembilan. Kelompok Ansqarina, S.Pd. menamai tamannya SARANJANA (Taman yang Jarang Terlihat, tapi Tetap Ada) dengan tanaman utama kenanga. Kelompok Eva, S.Pd. mengelola Taman SUKRI (Sudut Kreatif dan Asri) yang berisi campuran tanaman bunga, sayur, dan obat. Kelompok Nahdah, S.Pd.I. membentuk taman Terakota (Teras Sekolahku Tertata) dengan tanaman sayuran, bunga-bungaan, dan rempah. Kelompok Agustin Ningrum, S.Pd. mengembangkan TOMBAK (Taman Obat berManfaat dan Bunga bAKung) yang ditanami berbagai jenis bunga bakung serta tanaman toga seperti jahe, serai, laos, kencur, bunga telang, bunga rosela, kemangi, kunyit, dan jeruk nipis. Sementara itu, kelompok Yanda Hartati, S.Pd. mengelola TANDUR (Taman Teduh dan Makmur) dengan tanaman keladi, jambu, mangga, rambutan, serta berbagai bunga. Selain itu, kelompok Masyuni, S.Pd. membentuk TABOGA (Tanaman Bunga dan Obat Keluarga) dengan tanaman serai, pandan, cucur bebek, dan kencur.

Untuk menjaga semangat murid dan guru, setiap bulan akan dipilih taman terbaik berdasarkan penilaian Kepala Sekolah. Pada periode Februari 2026, taman mini terbaik diraih oleh TAMIO (Taman Mini Oasis) dengan Guru Wali Harun Riyadi, S.Pd. Adapun murid yang tergabung dalam kelompok pemenang adalah Dewi Sinta, Erni Julianti, Hafizah, Idela Safitri, Ismail, dan Jaulita Rahim.
Melalui inovasi Taman Mini Sekolah ini, diharapkan lingkungan sekolah menjadi lebih asri, sekaligus menjadi media pembelajaran nyata bagi murid tentang pentingnya menjaga alam, menanam tanaman pangan dan obat, serta menumbuhkan karakter gotong royong dan tanggung jawab sejak dini.


Hijau sekolahku